Minggu, 11 November 2012

Tipe Dan Jenis Kemasan Plastik





Banyak dari kita yang tidak mengetahui akan jenis dan tipe dari kemasan-kemasan yang terbuat dari bahan plastik. Pada dasarnya bahwa kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik seperti botol-botol plastik sebenarnya telah diberi kode yang terletak dibagian bawah botol tersebut untuk keperluan keamanan. Dan kode dan simbol berbentuk segitiga yang ada di bawah botol plastik tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta dampak pemakaiannya.
Dapat kita ketahui bersama bahwa secara internasional telah diatur kode untuk kemasan plastik. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Bagi kita yang belum mengetahui dan awam sangat perlu untuk diketahui, karena tanda tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia.
Secara umum tanda tersebut berada di dasar, berbentuk segi tiga, di dalam segitiga akan terdapat angka, serta nama jenis plastik di bawah segitiga, dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut:

1. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate)


Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik berwarna jernih, tembus pandang/transparan seperti botol air mineral, botol minuman, botol jus, botol minyak goreng, botol kecap, botol sambal, dan hampir semua botol minuman lainnya. Untuk pertekstilan, PET digunakan untuk bahan serat sintetis atau lebih dikenal dengan polyester PETE/PET direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PAKAI. Penggunaan berulang kali terutama pada kondisi panas dapat menyebabkan melelehnya lapisan polimer dan keluarnya zat karsinogenik dari bahan plastik tersebut, sehingga dapat menyebabkan kanker untuk penggunaan jangka panjang.


2. HDPE (High Density Polyethylene)


Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 ditengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Jenis ini memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE biasa dipakai untuk botol kosmestik, botol obat, botol minuman, botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan jerigen pelumas dan lain-lain.

8 Orang Tokoh Yang Berjasa Dalam Perkembangan Internet

Internet tidak hanya dirancang oleh satu orang atau satu tim pada satu waktu.  Orang-orang berikut adalah para visioner, penemu, peneliti dan programmer yang, di masa awal internet, bermimpi besar dan merintis teknologi dan program di balik alat-alat yang sangat berbeda jauh dengan yang ada sekarang.
Bob Taylor


1.  Claude Shannon
Dikenal sebagai "bapak dari teori informasi modern," Claude Shannon merancang sebuah makalah sangat yang berpengaruh pada tahun 1948, "Sebuah Teori Matematika Komunikasi," yang diformalkan studi saluran komunikasi. Dengan membentuk batas pada efisiensi komunikasi dan menghadirkan tantangan untuk menemukan kode untuk meningkatkan efisiensi, Shannon mengembangkan fondasi dasar yang mendasari Internet.

2. Paul Baran
eneliti jaringan komunikasi survivable di RAND Corporation di tahun 1959, Baran mengembangkan dan menggambarkan arsitektur data untuk jaringan komunikasi packet-switched. Gambaran, rinci dalam serangkaian makalah dengan judul "On Distributed Communications," dan terbukti menjadi dasar umum arsitektur Internet.

3.  Bob Taylor
Pada akhir tahun 1960, Bob Taylor meyakinkan Departemen Pertahanan untuk mengembangkan jaringan komunikasi, yang akhirnya akan menjadi ARPANet, cikal bakal militer ke Internet. Dia menulis sebuah makalah yang terkenal dengan judul, "Komputer sebagai Alat Komunikasi,"

4. Douglas Englebart
Seorang peneliti di Stanford, Augmentation Research Center Englebart . Ia mengembangkan Pusat Jaringan Informasi di Stanford, yang kemudian menjadi tempat registry nama domain, atau database daftar setiap website di Internet.

5. Larry Roberts
kepala Ilmuwan di Kantor Pengolahan Informasi ARPA pada tahun 1966, dia memimpin pengembangan ARPANet. Dia juga mendirikan Telenet, penyedia paket-switched jaringan pertama dan prekursor untuk perusahaan seperti Comcast dan Verizon.

Jumat, 09 November 2012

Biografi Bung Tomo (Sutomo)

Sutomo (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 Oktober 1920 – meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun) lebih dikenal dengan sapaan akrab oleh rakyat sebagai Bung Tomo, adalah pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Sutomo dilahirkan di Kampung Blauran, di pusat kota Surabaya. Ayahnya bernama Kartawan Tjiptowidjojo, seorang kepala keluarga dari kelas menengah. Ia pernah bekerja sebagai pegawai pemerintahan, sebagai staf pribadi di sebuah perusahaan swasta, sebagai asisten di kantor pajak pemerintah, dan pegawai kecil di perusahan ekspor-impor Belanda. Ia mengaku mempunyai pertalian darah dengan beberapa pendamping dekat Pangeran Diponegoro yang dikebumikan di Malang. Ibunya berdarah campuran Jawa Tengah, Sunda, dan Madura. Ayahnya adalah seorang serba bisa. Ia pernah bekerja sebagai polisi di kotapraja, dan pernah pula menjadi anggota Sarekat Islam, sebelum ia pindah ke Surabaya dan menjadi distributor lokal untuk perusahaan mesin jahit Singer.

Masa Muda


Sutomo dibesarkan di rumah yang sangat menghargai pendidikan. Ia berbicara dengan terus terang dan penuh semangat. Ia suka bekerja keras untuk memperbaiki keadaan. Pada usia 12 tahun, ketika ia terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO, Sutomo melakukan berbagai pekerjaan kecil-kecilan untuk mengatasi dampak depresi yang melanda dunia saat itu. Belakangan ia menyelesaikan pendidikan HBS-nya lewat korespondensi, namun tidak pernah resmi lulus.
Sutomo kemudian bergabung dengan KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Belakangan Sutomo menegaskan bahwa filsafat kepanduan, ditambah dengan kesadaran nasionalis yang diperolehnya dari kelompok ini dan dari kakeknya, merupakan pengganti yang baik untuk pendidikan formalnya. Pada usia 17 tahun, ia menjadi terkenal ketika berhasil menjadi orang kedua di Hindia Belanda yang mencapai peringkat Pandu Garuda. Sebelum pendudukan Jepang pada 1942, peringkat ini hanya dicapai oleh tiga orang Indonesia.

Pemimpin Perjuangan Pertempuran Surabaya 10 November 1945

Sutomo pernah menjadi seorang jurnalis yang sukses. Kemudian ia bergabung dengan sejumlah kelompok politik dan sosial. Ketika ia terpilih pada 1944 untuk menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru yang disponsori Jepang, hampir tak seorang pun yang mengenal dia. Namun semua ini mempersiapkan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...